Silia dan Flagela (Artikel Lengkap)

Silia (cilia) dan flagela (flagella) tersusun dari mikrotobulus dan merupakan proses penggerak. Sel-sel bersilia dijumpai dalam bagian-bagian dari saluran pernapasan, dalam saluran reproduksi wanita, dan dalam saluran reproduksi pria. Dalam semua saluran ini, silianya berfungsi untuk menggerakkan cairan sepanjang saluran dan memelihara suatu aksi pencampuran yang tetap pada permukaan sel. 

Dalam saluran pernapasan, mereka mengangkut lendir. Dalam saluran reproduksi, silia menggerakkan lendir dan sperma dan telur sepanjang pipa-pipanya. Tiap silia (cilium) atau flagela (flagellum) berkembang dari suatu benda basal, yakni, seperti yang telah dijelaskan, suatu replikasi dari sentriola sel. 

silia dan flagela

Untuk membentuk suatu silia, mikrotubulus dari sumbu silia (disebut axoneme) tumbuh keluar dari ujung benda basal dengan menghadap ke permukaan sel dan menjadi inti silia, yang kemudian muncul ke atas, dengan membawa lapisan permukaan dari membran sel. Bila axoneme itu tumbuh, hanya dua dari triplet mikrotubulus yang memanjang. Sebagai akibatnya, inti silia terdiri atas suatu baris dari sembilan doublet alih-alih triplet, yang menjadi dinding dari benda basalnya. Di samping itu, dua mikrotubulus tunggal berkembang di bagian dalam dari gelangan doublet tadi.

Perbedaan yang sesungguhnya antara silia dan flagela hanya terdapat dalam kenyataan bahwa flagela adalah lebih panjang dan sel-sel umumnya hanya mempunyai satu atau dua flagela. Pada mamalia, satu-satunya sel yang mempunyai flagela adalah sel sperma. 

Struktur Silia dan Flagela

Silia bergetar pada selang-waktu yang teratur untuk menggerakkan cairan dan lendir. Gerakan itu terdiri atas suatu sapuan keras ke depan, kemudian suatu relaksasi ketika silianya ditarik mundur ke posisi semula. Lendirnya tersapu ke depan hanya dalam bagian aktif dari gerakannya, dan kemudian silianya bergerak mundur di antara lendir dalam posisi bebas. Ini memungkinkan pergerakan satu arah dari lendir, karena sapuan balik yang timpang itu tidak menggerakkan kembali lendir ke arah sebaliknya.

gambar silia dan flagela

Pada bagian permukaan sel-sel, termasuk pada organisme uniselular, sering terdapat struktur mirip rambut. Jika struktur mirip rambut itu berukuran panjang dan jumlahnya sedikit, maka disebut flagel. Sebaliknya, jika ukuran rambut itu pendek dan berjumlah banyak, maka disebut silia. Keduanya, silia dan flagel mempunyai struktur dengan bentuk silinder dan tersusun dari 9 mikrotubulus, serupa dengan struktur sentriol. Hanya saja, pada silia dan flagel memiliki tambahan dua mikrotubulus di bagian tengahnya dan semua mikrotubulus terdiri dari ikatan kembar dua.

Fungsi Silia dan Flagela

Fungsi utama silia dan flagel adalah untuk menggerakkan sel dalam lingkungannya. Paramaecium, salah satu jenis protozoa mempunyai ribuan silia yang menutupi tubuhnya. Silia tersebut aktif dalam mengatur pergerakan sel di air. Di dalam kerongkongan manusia silia berfungsi untuk menggerakkan mukosa yang mengandung partikel-partikel dalam paru-paru. 

Demikianlah penjelasan tentang Silia dan Flagela (Artikel Lengkap), semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon